Tadarus Surat An-Naas (1)


Selain dinamakan Surat An-Naas, bisa disebut juga dengan Surat "Qul A'udzu birabbin naas" sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan oleh Muslim.

Disebut juga dengan Al-Mu'awwidzatain bersama Surat Al-Falaq (Hadits Riwayat Muslim).

Keutamaan

  1. Surat An-Naas dianjurkan untuk dibaca setiap kali selesai shalat 5 waktu,
  2. Demikian juga termasuk dalam wirid pagi dan petang sebanyak 3 x sebagai bentuk pencukupan dari segala sesuatu,
  3. Surat ini juga dibaca sebanyak 3 x disertai hembusan nafas ke telapak tangan dan diusapkan ke seluruh tubuh yang bisa dijangkau,
  4. Surat An-Naas juga digunakan sebagai ruqyah apabila sakit di tubuh atau kena sihir
Makkiyah atau Madaniyah?
Para ulama berbeda pendapat tentang hal ini, apakah surat ini termasuk Makkiyah ataukah Madaniyah.

Inti sari
Ibnu Taimiyah mengatakan dalam Majmu' Fatawi nya Surat An-Naas mengandung inti sari permohonan perlindungan kepada Allah dari keburukan apa saja yang dibisikkan ke dalam dada.

Tema-tema Utama
Adapun tema yang diangkat dalam surat ini adalah permohonan perlindungan kepada Allah, yang Dialah Rabb (Tuhannya manusia), Malik (Rajanya manusia), dan Ilah (Sembahannya manusia) dari keburukan setan. Setan mempunyai sifat membisikkan was-was lagi bersembunyi dalam dada manusia. Setan bisa berbentuk jin ataupun manusia.

Komentar